Buka Pake Es Atau Air Hangat?

Buka pake es atau air hangat?

Sambil menunggu datangnya maghrib saya coba manfaatkan waktu luang saya untuk sedikit berbagi pengalaman. Umat muslim di indonesia rasanya sangat jarang melewatkan berbuka dengan berbagai sajian es atau minuman dingin setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun ternyata tidak sedikit pula masyarakat yang lebuh suka dengan sajian berbuka yang hangat ketimbang minum es saat menyantap sajian berbuka.

Hal ini menimbulkan tanda tanya di masyarakat mengenai mana yang lebih baik antara berbuka dengan sajian minuman dingin atau hangat. Nah kebetulan saya dulu sempat bekerja di bidang marketing di perusahaan farmasi nasional, dimana setiap hari saya dituntut untuk memasarkan produk obat-obatan sekaligus menemui dokter-dokter di area saya bekerja.

Air hangat lebih disarankan

Seorang dokter yang pernah saya temui menuturkan kepada saya bahwa konsumsi sajian minuman hangat atau air biasa lebih baik daripada minuman dingin saat berbuka puasa. Mengapa demikian? menurut beliau konsumsi minuman hangat atau biasa tidak mendatangkan efek samping seperti ketika kita minum minuman dingin.

Menurut beliau lambung atau perut belum terlalu siap menerima minuman dingin setelah seharian kosong dan beristirahat, minuman dingin dapat menimbulkan atau memicu kontraksi pada lambung imbuhnya. Hal itu dikarenakan minuman dingin yang masuk kedalam lambung mempunyai suhu yang jauh dibawah suhu tubuh. Kontraksi asam lambung sangat mingkin terjadi terutama pada penderita gangguan asam lambung atau maag.

Selain itu menurut beliau, konsumsi air dingin juga akan menyebabkan seseorang  menjadi mudah sakit. Ini dikarenakan minuman dingin pada saat berbuka puasa akan memicu produksi lendir berlebih pada tubuh, sedangkan kelebihan produksi lendir dapat menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terserang penyakit.

Air dingin kurang baik untuk kesehatan saat berbuka puasa

Minum minuman dingin juga dapat menimbulkan sakit kepala ringan yang singkat dan seketika. Yang paling terasa adalah di bagian tenggorokan, saat imun terganggu adalah waktu yang sangat rentan terhadap masuknya virus dan bakteri. Potensi yang ditimbulkan dari bakteri ini adalah peradangan dan ISPA yang salah satu gejalanya dapat diawali dengan sakit tenggorokan dan demam imbuhnya lagi.

Beliau menyarankan kepada umat muslim yang menjalankan puasa ramadhan agar mengkonsumsi minuman hangat ketika berbuka, minuman hangat diketahui mempunyai banyak manfaat, salah satu manfaatnya adalah membantu mengoptimalkan kerja organ pencernaan makanan. Sementara itu, air hangat manis baik dikonsumsi untuk mengganti atau mengembalikan energi yang hilang setelah sehari penuh berpuasa.

Apabila sudah menjadi kebiasaan kita mengkonsumsi es atau minuman dingin saat berbuka, kita bisa tetap minum minuman dingin beberapa saat setelah makan besar dan setelah minum air putih biasa pungkas beliau.

sumber: https://lifestyle.kompas.com

 

.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *