Pindad Maung. Kendaraan Taktis Handal Buatan Anak Negeri, Prabowo Kepincut

Baru-baru ini jagat otomotif kembali dihebohkan dengan sebuah produk baru buatan anak bangsa. Apalagi kalau bukan Pindad Maung, mobil ini berjenis rantis 4X4, atau kendaraan taktis yang diperuntukkan untuk akomodasi di lapangan khususnya medan offroad. Secara umum kendaraan ini bisa dibilang salah satu kendaraan perang. Dengan bentuk desain yang gahar dan sangar ternyata kendaraan ini telah mampu menyedot perhatian masyarakat khisusnya para penggemar otomotif. Dengan berbagai pengalaman dalam menciptakan produk kendaraan tempur, PT. Pindad telah membuktikan kepiawaian dalam memproduksi kendaraan yang tidak hanya handal saat di medan tempur, tapi juga tangguh di medan offroad.

Meskipun Maung saat ini hanya sebuah kendaraan prototype yang belum diproduksi masal, nyatanya Maung mendapat apresiasi dari banyak pihak, bahkan ada yang sampai sangat ingin membeli unitnya apabila diproduksi seri sipilnya. Dengan empat panel pintu yang dapat di bongkar pasang dengan cepat, maun seakan sangat siap menjadi kendaraan hobby bagi penggemar olahraga offroad. Apalagi dengan beberapa komponen pendukung seperti lampu blackout, bumper pelat besi tubular, dan juga winch yang membuat Maung terlihat lebih gagah dan seolah siap untuk menempuh dan menaklukkan jalan terjal berliku.

Kecepatan aman dari rantis ini adalah 120 km/jam meskipun pada kenyataanya mampu digeber lebih dari angka kecepatan aman, transmisi manual 6 speed dan mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 km untuk kondisi tangki bbm terisi penuh. Sebagai kendaraan taktis lapangan Maung dilengkapi dengan apa saja yang dapat mendukungnya ketika suatu saat dioperasikan. Salah satunya adalah braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker, selain itu kendaraan taktis ini juga dibekali 2 jerigen BBM berkapasitas masing – masing 20 liter.

Soal tenaga jangan ditanya, kendaraan ini terbilang sangat gesit dan bertenaga di medan offroad maupun di jalan raya. Menggendong mesin dengan kode 2GD – FTV yang dapat menghasilkan 149 tenaga kuda dan torsi 400 nm yang dirasa sangat cukup untuk dioperasikan secara 4X4 di berbagai macam medan. Dengan lebar 1.640 mm, panjang 4.931 mm, dan tinggi 1.820 mm serta jarak sumbu roda 3.090 mm, mobil ini tergolong ringan, bahkan sedikit lebih ringan dari mobil double cabin yang beredar dipasaran yakni 2.160 kg dalam keadaan pintu terpasang dan 2.050 kg dalam keadaan tanpa 4 pintu sampingnya. Dari segi kenyamanan berkendara mobil ini tidak begitu jauh berbeda dengan SUV pada umumnya, radius putar maksimalnya adalah 13.7 m, mampu menanjak sampai dengan 60° dan berjalan di medan miring hingga 30°.

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto mencoba secara langsung performa kendaraan taktis 4×4 Maung buatan Maung buatan Pindad di Sirkuit Sentul, Bogor pada Minggu, 12 Juli 2020. Dan mobil prototype ini mendapat sambutan yang baik dari beliau, dan bahkan berencana akan memesan 500 unit untuk TNI. Tidak hanya beliau, banyak dari offroad enthusias atau penggemar otomotif yang sangat berharap dapat membeli pindad maung, yang merupakan mobil buatan anak negeri.

Kita tentu berharap bahwa industri mobil nasional kembali hidup dan berjaya layaknya di era orde baru. Timor dan bimantara adalah produk yang membanggakan, sama bangganya ketika PT. Pindad yg merupakan perusahaan BUMN dalam negeri dapat menghadirkan maung sebagai produk mobil dalam negeri. Semoga dengan adanya Maung menambah gairah dan geliat itomotif dalam negeri. Kabar menariknya lagi adalah maung direncanakan akan diproduksi masal dan dapat dipergunakan oleh umum.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *